Postingan

INDEPENDENSI PERS

Gambar
Oleh Helfizon Assyafei Saya suka anak muda. Pertanyaannya tanpa basa-basi. “Bagaimana independensi pers jika pemilik media nya justru jadi timses petahana?” ujar peserta pelatihan jurnalistik FT UNRI.   “Siapa misalnya?” ujar saya balik bertanya. “Hampir semua media televisi maupun cetak pak,” ujarnya. “O ya dik jangan panggil pak, babang aja,” ujar saya sok milenial. Contohnya di masa Pilkada DKI lalu semua tv menayangkan hasil lembag survey yang ditayangkan memenangkan petahana. Berita-berita bombastis tentang prestasi petahana. Ternyata kenyataannya tidak demikian. “Intinya survey itu survey pesanan termasuk pemberitaan,” ujarnya. Saya terdiam. Bagi saya pertanyaan itu setajam pisau. Memojokkan saya di sudut ring dan diberondong pukulan macam Mc Gregor. Saya menjawab. “Idealnya produk jurnalistik itu independen, kredibel dan terpercaya. Tapi jika produk itu sudah dibajak untuk suatu kepentingan tertentu dengan atau tanpa kompensasi maka itu jelas tidak benar,” ujar...

Kejutan “Big Experience” di Akhir Tahun

Gambar
Sensasi Dunia Bawah Laut dan Atraksi Ride Transformer Dianugerahi prediket Asia Pacific’s Best Integrated Resort oleh TT Travel Awards (Resor terpadu terbaik se Asia Pasifik) selama 7 tahun berturut-turut sejak tahun 2011, Resort World Sentosa (RWS) Singapura memegang teguh reputasi tersebut. Seperti apa? Laporan HELFIZON ASSYAFEI, Singapura             Perjalanan dari Bandara Changi ke RWS sekitar 20 menit saja. Memasuki gerbang Pulau Sentosa mata kita langsung disambut rimbunnya pepohonan yang hijaunya dan asri. Riau Pos bersama 10 media dari seluruh Indonesia berkesempatan melihat langsung destinasi unggulan di Asia tersebut. Terletak di pulau resor Sentosa di Singapura, destinasi seluas 49 hektare jadi rumah bagi empat atraksi bekelas dunia yakni Universal Studio Singapore, S.E.A Aquarium, Dolphin Island dan Adventure Cove Waterpark. Di lokasi yang terletak tidak jauh dari taman hiburan kelas dunia, Univ...

113 Tahun Lalu

Gambar
Oleh: Helfizon Assyafei Akhir pekan lalu Saya berkesempatan singgah di Masjid Jami’ Air Tiris Kabupaten Kampar  yang bersejarah itu. Masjid yang terletak di Jalan Pasar Usang Desa Tanjung Barulak, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar ini dibangun pada tahun 1901 Masehi oleh seorang ulama bernama Engku Mudo Songkal yang lahir tahun 1826 dan meninggal pada tahun 1927. Saat pembangunan masjid, para ninik-mamak yang disebut "Nini Mamak Nan Dua Belas" dari berbagai suku yang ada dalam seluruh kampung bergotong royong. Lalu akhirnya tahun 1904, masjid yang bangunannya berasal dari kayu dan menggunakan pasak ini selesai dibangun dan diresmikan oleh seluruh masyarakat Air Tiris dengan menyembelih 10 ekor kerbau. Begitu sejarah mencatat. “113 tahun yang lalu,” gumam saya dalam hati. Saya terpesona menyaksikan struktur masjid yang unik itu. Saat ini kita berada di tahun 2017. Berjarak 113 tahun lalu dari saat masjid ini diresmikan. Terbayang dalam imajinasi saya betapa ram...

SEGENGGAM BERLIAN

Gambar
By Helfizon Assyafei Jumlah rumah tahanan (Rutan) di seluruh Riau kurang lebih ada 13 bangunan. Semuanya mengalami overcapacity  penghuni alias melebihi kapasitas hingga 150 persen. Bahkan ada yang menerapkan shif-shif-an untuk dapat tidur malam hari di dalam sel karena saking penuhnya penghuni sel. Sebagian terpaksa tidur di luar sel (masih dalam lingkungan Lapas berpagar) dengan beratapkan langit. Kalau hujan basahlah kalau dingin menggigil lah. Agar bisa tidur dalam sel terpaksa diatur shif. Dari 3.000 kapasitas daya tampung Lapas di Riau saat ini penghuninya sudah mencapai 11.000 orang! Di Indonesia ternyata Riau lah Rutannya mengalami overload  tertinggi di seluruh Indonesia. Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum Ham Riau Lilik Sujandi mengatakan hal itu saat berkunjung ke dapur redaksi kami belum lama ini. Hmm..seram juga membayangkan kejahatan berkembang begitu cepat di Riau..di sekitar kita. Mungkin tanpa kita sadari.. *** Kejahat...

Life Comparison

Gambar
Amin Ambo and Chester Bennington Sory…, judulnya sok keren..wkk..wkk..Cuma mau coba adaptasi sama generasi now. Sederhananya: si judul akan bercerita soal perbandingan hidup. Maksudnya? Begini. Vokalis grup Linkin Park, Chester Bennington meninggal dunia pada Juli lalu di Los Angeles. Ia ditemukan gantung diri di kediamannya. Belakangan diketahui ia buat surat wasiat. Intinya ia memang sengaja bunuh diri. Pertanyaannya mengapa? Kalau kaya ya udah kaya. Terkenal ya udah terkenal. Belum lama ini, Linkin Park telah merilis album baru berjudul 'One More Light'. Lagu ini sempat sukses bertengger di puncak Billboard 200 pada awal tahun 2017. Secara sosial kehidupan sang bintang itu sukses. pelantun hits 'Crawling' tersebut dikaruniai enam orang anak dari tiga pasangan berbeda. Sang bintang bunuh diri di puncak ketenaran tanpa masalah berarti, lalu mengapa? Boleh jadi Chester mengalami gangguan bipolar. Gangguan bipolar  adalah  gangguan mental   yang menyerang...

“Papa” Jadi Bulan-bulanan

Gambar
SN alami kecelakaan saat akan menyerahkan diri ke KPK. Begitu kata berita. Reaksi publik pun beragam. Namun tidak satupun yang terlihat bersimpati. Semua tentang SN berubah jadi guyon.  Breakingnews : tiang listrik yang ditabrak mobil SN kemungkinan jadi tersangka. Kemungkinan berikutnya SN mengalami gegar otak sehingga harus dibawa ke luar negeri, utamanya Amerika Serikat biar bisa ketemu Trump. SN kemungkinan tak bisa diadili. Apalagi kata pengacara kepalanya bengkak sebesar bakpau (berita detik.com). Kemungkinan tidak bisa diadili karena hilang ingatan… Itulah reaksi orang banyak yang selama ini mungkin selalu jadi korban kebohongan. Kata orang bijak selama masih berada di dunia ini, kita akan banyak mengalami tindak kebohongan-kebohongan, mulai dari kebohongan yang bersifat individu, sampai kebohongan di tingkat publik. Kebohongan ini selalu menghiasi kehidupan manusia, bukan karena manusianya, tapi karena kepentingan dan motif di balik kebohongan tersebut. Seperti seo...

Meludahi Langit

Gambar
Meludahi Langit Ananda Sukarlan alumnus Kolese Kanisius (sekolah katolik) dan sejumlah rekannya Walk Out dari ruangan saat Gubernur DKI Anies Baswedan memberi sambutan. Jelasnya tuan rumah walk out dalam sebuah acara resmi saat tamu memberi kata sambutan. Pesannya jelas: sakit hati dan kebencian. Semula ia merasa menang telah mempermalukan sang tamu. Namun belakangan tokoh-tokoh Katolik sendiri mengkritik sikapnya itu dan terang-terangan menyebutnya “ketidakberadaban” alias kurang ajar. Tindakan kurang ajar oleh orang yang non educated people mungkin masih bisa dimaklumi. Namun kalau dilakukan oleh seorang alumni sekolah hebat seperti itu tentu itu kontraproduktif bagi sekolah itu sendiri. Tanggapan kritis dari tokoh Katolik atas sikap Ananda Sukarlan setidaknya memperlihatkan satu hal bahwa bukan itu yang diajarkan di sana. Hanya sang oknum yang mengalami kecelakaan berfikir dengan melakukan tafsir tunggal (menurut seleranya sendiri) atas kemenangan Anies sebagai gube...