Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Bakso Oplosan Terdeteksi di Pekanbaru

Gambar
Bulan Februari 2017 di Kota Pekanbaru marak terdengar adanya isu penjualan bakso berbahan daging babi, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru menemukan bakso berbahan daging babi. Penemuan itu hasil uji sampel beberapa pedagang bakso di Pekanbaru. Ditemukan beberapa sampel yang menunjukan adanya bakso yang terbuat dari daging babi, namun waktu itu tidak disebutkan dimana tempat terjadinya penjualan atau pembuatan bakso berbahan daging babi itu diproduksi. Distanak enggan menyebut di mana lokasi warung bakso yang terbukti terkontaminasi daging babi. Mereka beralasan, jika disebutkan akan berimbas pada pedagang bakso yang tidak bersalah. Maka dari itu hasil investigasi untuk mendapatkan informasi dan dokumen maupun hasil wawancara dengan narasumber yang pernah ataupun berimbas terhadap adanya penjualan bakso berbahan daging babi ini masih dalam tahap proses pencarian fakta dan informasi. Perlu diketahui, dalam Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindung...

Gurau Wartawan Malaysia

Gambar
Catatan dari Kualalumpur Oleh Helfizon Assyafei Pekan ini PWI Riau melakukan muhibbah jurnalistik ke Kualalumpur  Malaysia. Saya termasuk di antara 41 wartawan yang berangkat ke negeri jiran tersebut. Kami dibekali tanjak Melayu dari Siak dan menggunakannya di berbagai acara yang ditaja. Tujuannya adalah melakukan sosialisasi atau promosi budaya daerah setiap rombongan datang bersilaturahmi ke berbagai media yang ada di Malaysia. Tanjak jadi ikon/symbol budaya tertentu yang kami bawa. Tanjak adalah selembar kain yang dilipat sedemikian rupa untuk menghiasi kepala juga dikenal dengan sebutan Tengkolok. Dulunya orang Melayu biasa mengenakan tanjak begitu meninggalkan rumah. Fungsinya sebagai penutup kepala dari gangguan udara maupun ranting jika pergi ke kebun. Awalnya berbentuk ikat biasa, namun oleh orang Melayu dahulu yang aktif dibidang gerak tangan muncul kreasi bentuk dengan nama tanjak. Kita pun biasanya melihat ikat kepala tersebut hanya sewaktu ada helat perkawinan ata...

Dari Legenda Batu Cave hingga Moto GP

Gambar
Muhibbah Jurnalisitik PWI Riau ke Kualalumpur Malaysia Kualalumpur Malaysia terus berbenah menjadi destinasi wisata dunia. Mulai dari wisata sejarah yang masih terpelihara, wisata modern hingga balapan motor grandprix kelas dunia. Pekan ini Riau Pos bersama 40 jurnalis lainnya yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau berkesempatan melakukan kunjungan (muhibbah) ke negeri jiran tersebut. Laporan HELFIZON ASSYAFEI, Kualalumpur Malaysia             Di sela padatnya agenda kunjungan kerja PWI Riau ke sejumlah tempat seperti k ampus  International Institute For Halal Research & Training (INHART), Kumpulan Media Karangkraf di Provinsi Shah Alam, Selangor, Kantor Berita Nasional Malaysia ( Bernama) dan Studio Radio Televisyien Malaysia (RTM), rombongan masih menyempatkan diri rehat sejenak di sejumlah objek wisata yang ada. Dalam lawatan yang dipimpin langsung oleh Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sek...

Peluang Industri Halal, Rp3 Triliun Dolar per Tahun

Gambar
Berkunjung ke International Institute For Halal Research & Training (INHART) Produk industri halal kini jadi perhatian dunia. Pasalnya transaksi pasar di tingkat dunia sudah mencapai Rp3 triliun dolar per tahun. Produk-produk halal kini menjadi primadona. Sekitar 1,6 miliar umat Muslim yang tersebar di berbagai benua menginginkan agar segala produk yang digunakan benar-benar terjamin kehalalannya. Laporan HELFIZON ASSYAFEI, Malaysia helfizon@gmail.com             Di sela rintik gerimis siang menjelang sore, Selasa (11/10), bus yang membawa 41 jurnalis Riau yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau bergerak pelan di aspal yang basah.  Memasuki gerbang kampus International Islamic University Malysia (IIUM) mata langsung disambut jejeran pepohonan hijau nan asri dengan latar bangunan kampus yang tertata rapi.  Bus berhenti di depan kampus IIUM. Seterusnya rombongan menuju gedung Internat...

Tahapan Investigasi (Pengantar)

Gambar
1. Akar investigasi adalah informasi. Pekerjaan dari setiap wartawan investigasi adalah mendapatkan informasi , mengevaluasi dan menganalisisnya , serta mengkomunikasikannya ke banyak orang. 2. Membuat Hipotesis Caranya   bisa dideskripsikan ke dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan yang mendasar .  Cth : Benarkah si A curang ? How? Apa indikasinya ? Ada bukti awalnya ? 3.  Riset Investigasi adalah sebuah prosedur dimana kita mencoba untuk mencaritahu jawaban atas suatu masalah secara sistematis dan dengan didukung oleh fakta . Leedy (1989).  Riset dan reportase yang mendalam adalah sarana untuk membuktikan kebenaran atau kesalahan hipotesis. R iset mengenai informasi penting untuk dilakukan.  Riset investigasi Membantu reporter dalam menyusun daftar pertanyaan. Para reporter jadi mengenali berbagai subjek yang ingin diinvestigasi. Bersambung....... x

Tahapan Investigasi (Lanjutan)

Gambar
4. Pencarian dan   pendalaman literatur. 5.  Wawancara dengan para pakar dan sumber-  sumber ahli . 6.  Penjejakan dukomen-dokumen . Keberadaan dokumen tertulis dengan mudah akan membantah semua kebohongan. 7.  Wawancara sumber-sumber kunci dan saksi-saksi. 8.  Analisa dan pengorganisasian data . 9.  Pengecekan fakta-fakta 10.  Penulisan berita berdasarkan data yang telah dikumpulkan .

Mengapa Kita Perlu Belajar Investigative Reporting?

Gambar
Karena..hidup kadang tidak seperti yang terlihat. Ada kejahatan, kecurangan yang didisain demikian rapi sehingga seolah itu bukan kejahatan. Kejahatan/kecurangan memerlukan ruang yang remang-remang agar tidak terlihat. Agar bisa berlangsung terus. Bahkan dengan trik tipuan, kejahatan bisa menghilangkan jejak. Namun investigative reporting seperti cahaya yang disorotkan ke mereka (pelaku kejahatan) sehingga publik tahu apa yang terjadi di balik layar. Publik jadi tahu apakah aparat hukum tidak tahu atau pura-pura tidak tahu dengan kecurangan itu karena sudah menerima bagian. Tujuan investigative reporting sebenarnya adalah mengatakan yang salah itu salah meski mereka menutupi kecurangan mereka dengan kedok (topeng) kebenaran. Baik itu teorinya. Ini praktiknya.. Sebungkah Emas di Kaki Pelangi De Guzman adalah geologis Bre-X Minerals, perusahaan asal Kanada yang sahamnya menjadi favorit di bursa saham setelah ia mengklaim telah menemukan emas di Busang, Kalimantan Timur. Harga saha...